Dalam Jeda

Teruntuk kamu yang pernah singgah,
Ternyata waktu bukanlah pertanda baik
Denganmu waktu seakan mengalir
Tanpamu waktu seperti tak bergeming
Terima kasih telah sudi bertukar cerita
Menyalakan lilin kecil di dalam hati yang mulai kedinginan
Menyeduh kopi untuk dinikmati hingga ampasnya tericip lidah
Terima kasih telah datang dan sempat singgah
Walau hanya sebagai pengantar pesan,
Bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan ku sendirian
Tas jinjing serta koper telah kamu berangkatkan
Ransel di punggungmu masih sempat kulihat dari kejauhan
Apakah kamu yakin tidak ada kenanganmu yang tertinggal?
Jika suatu saat kau senggang,
Singgahlah.
Ada cangkir yang belum sempat kau bereskan,
Serta pamit yang belum sempat diucapkan.

Comments

Popular Posts